Tidak ada hal luar biasa yang terjadi.

Matahari masih terbit dari timur (ya, aku bangun agak telat lagi). Aku masih bangun dari tempat tidur di kosanku
Aku masih belum bisa menghitung 36 x 24 dengan cepat, aku masih berjalan dengan dua kakiku, dan terakhir aku mengecek , namaku masih Zuhra Sofyan, dan bercermin, ah, ternyata wajahku tetap seperti ini (Alhamdulillah).

Nothing happen that makes this day more extraordinary than the other days.

Pesimis?

Tidak juga.

Cuman hanya ingin menggugat euforia semalam suntuk yang tidak kurasakan semangatnya ketika aku bangun dari mimpi pagi ini.

Terus, apa yang membedakannya dengan hari-hari lain?

Paling tidak, aku harus mengucap selamat tinggal pada kalender lamaku dari tahun 2005 yang penuh kenangan. Atau setidaknya, mulai hari ini, aku akan menambah apapun dari diriku dengan embel-embel 2006.

Yah, kedengarannya sederhana, tapi yang kuharap adalah sebuah harapan baru, semangat baru, dan, walaupun tidak banyak yang berubah, aku harap perubahan bagi diriku adalah pada hal-hal yang baik dimata siapapun. Karena, hey, aku sudah sampai di tahun 2006. Allah masih mengizinkan aku hidup. Apalagi yang lebih berharga dari itu?