Mari berubah!

2 tahun sejak tsunami itu bertamu ke tanah tercinta.

2 tahun itu, apa yang kita dapat sekarang? banjir yang menewaskan lebih 100 orang. emang yang datang akhir tahun ini gak didahului beberapa skala richter guncangan, tapi efeknya tetap aja puluhan ribu orang mengungsi.

puas lihat penderitaan? puas menderita?

nggak.

Bagi Allah, nggak ada yang namanya berhenti memberi peringatan pada kita, selama kita lupa, dan harus terus diingatkan.
Kita ini emang keterlaluan ya…
2 tahun setelah tsunami, kita masih aja lupa lagi, lalai lagi. rekonstruksi yang tadinya bermaksud membangun kembali aceh, malah mengorbankan alam aceh tanpa belas kasihan. maka datanglah peringatan itu, di ujung tahun ini.

Yuk berubah, berubah menjadi lebih baik dalam usaha yang kecil-kecilan aja. Mumpung ini tutup buku akhir tahun, ntar kita mulai usaha kita untuk berubah. Seperti kata Aa Gim (bukan mulai memikirkan usaha untuk ber-poligami-ria lho! ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ )
dan nanti, kita lihat apa yang kita hasilkan dari perubahan itu, akhir tahun depan.

Kalau kita masih bisa menyaksikannya, dan kalau benar kita emang berubah

2 Comments

  1. hiks… aku dari taun2 kemaren dah pengen berubah,
    tapi apa daya masih gini2 terus..

    mgkn enakan gini kali ya,

    parahh… blog aku ga’ bisa dibukaaa :'(

  2. yahh, mlai dari yang kelihatan sepele aja dulu
    misalnya, beresin kamar…
    aku mulai dari situ (walau dalam hitungan jam, udah kembali ke kondisi semula -berantakan lagi-)

Leave a trace of your presence...

© 2018 Rambideunt

Up ↑