1, 2, 3… Perang Bantaaaaaal!!!!

Bagi yang kurang bahagia masa kecilnya, atau terlalu bahagia malah, pasti pernah bermain sama yang satu ini. Bantal. Iya, siapa sih anak kecil yang nggak pernah main perang-perangan dengan senjata seempuk bantal? Mungkin masih ingat ya saat-saat menimpuk kepala kakak/adik/sodara lain atau temen yg nginep di rumah di tempat tidur dengan menggunakan bantal. Sakit? Tentu tidak. Kalau saja sakit tentu sudah dilarang dalam UUD 1945. Tetap saja ujung-ujungnya biasanya perkelahian akan berhenti jika sudah ada jejeritan yang mengganggu tetangga atau ada pemainnya yang menangis hingga berujung pada omelan yang berkepanjangan dari orangtua di rumah. Apalagi kalau senjata yang digunakan sudah sampai bertaburan di sekujur ruangan.

Tapi, kenapa aku menulis mengenai bantal? Ayo ikut aku,aku ajak kalian mengunjungi event perang bantal yang diadakan di Cologne hari ini.

...dan bulu-bulu beterbangan

…dan bulu-bulu beterbangan

Pillow Fight Day International, alias Hari perang bantal internasional adalah event penting (halah) yang diperingati di seluruh dunia untuk… I have no idea. Sekedar festival mungkin, akan tetapi event ini merupakan event tahunan yang dirayakan di seluruh dunia, dari Baltimore hingga Seoul, dari Cape Town hingga Hungaria. Nah, di Jerman salah satu yang merayakannya termasuk Cologne. Jadilah kita berangkat ke sana. Lihat http://www.pillowfightday.com/

Muda-mudi sudah berkumpul di Dom Cologne dan tepat pukul 15.00 perkelahian itu dimulai. Segala jenis bantal mulai ditimpuk kesana kemari dan bulu-bulu angsa bertebaran kemana-mana. Tiba-tiba saja, Cologne bertaburan salju buatan. Semua orang bergembira menikmati acara perang bantal yang tanpa diorganisasi oleh EO sekalipun, tetap berlangung meriah. Peserta sudah mengerti tugasnya untuk membawa bantal sendiri dan boleh memukul siapa saja yang lewat disekitar sana. Asik bukan? Tentu saja, jika kamu membawa bantal. Lain halnya denganku yang membawa kamera, harus ekstra hati-hati kalau gak mau kameranya jadi tumbal. Suasana jadi luar biasa bersemangat, para peserta membabi buta melancarkan jurus-jurus maut untuk saling menghantam musuh dengan sukses. Cuaca yang cerah juga membantu memanaskan suasana, menghangatkan Cologne yang beberapa bulan ini tertutup salju. Syukurlah, tidak ada yang terluka dalam acara itu, karena memang yang di rayakan adalah bantal. Bukan durian. Dan semua orang bersikap sportif, jikalau merasa pukulannya keterlaluan, pasti akan minta maaf, sebelum akhirnya berpelukan dan mulai lagi saling baku hantam. Ah, Spring officially began!

NB : lihat galeri foto lengkapnya disini :

http://www.flickr.com/photos/rambideunt/sets/72157626415480286/

2 Comments

  1. apa engga bengek ya itu serpihan2 bulunya masuk kehidung :d maklum saya asma hehehe

  2. sepertinya belum ada kejadian seperti itu 😀

Leave a trace of your presence...

© 2018 Rambideunt

Up ↑